Terapi Komplementer Hipertensi Pada Ibu Hamil
Keywords:
Komplementer, HIpertensi, KehamilanSynopsis
Kehamilan yang terjadi merupakan sesuatu hal yang sangat dinantikan dalam keluarga. Hal ini dikarenakan dengan terjadinya kehamilan, maka dapat dipastikan didalam keluarga akan hadir tambahan anggota keluarga baru yang akan menambah semarak kehidupan rumah tangga. Namun pada kehamilan itu sendiri juga terdapat resiko yang cukup berbahaya baik bagi kesehatan ibu hamil maupun janin yang ada dalam kandungan. Salah satu penyakit yang dapat mengancam ibu hamil dan janin selama masa kehamilan adalah hipertensi. Hipertensi dalam kehamilan dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu hipertensi gestasional yang merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi selama kehamilan, pre-eklamsia yaitu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi serta pembengkakan pada wajah, tangan dan kaki, serta eklampsia yang merupakan kondisi serius saat tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan kejang pada masa kehamilan. Beberapa gangguan ini jika dibiarkan akan menimbulkan gangguan sangat serius pada ibu hamil. Tatalaksana terapi hipertensi yang dialami oleh ibu hamil dapat dilakukan secara farmakologi yaitu dengan mengkonsumsi obat antihipertensi sesuai dengan advice tenaga kesehatan atau dengan menerapkan terapi komplementer. Namun dari kajian ilmiah yang telah dilakukan, tidak ada obat antihipertensi yang sangat aman untuk trimester I kehamilan